100 Judul Skripsi Budidaya Perairan, Solusi Terlengkap untuk Mahasiswa

Budidaya perairan merupakan salah satu bidang yang kian berkembang dalam sektor pertanian dan perikanan.

Dalam konteks budidaya perairan, berbagai kegiatan dilakukan untuk memanfaatkan sumber daya air secara berkelanjutan dengan tujuan mendukung keseimbangan lingkungan dan kemandirian ekonomi.

Skripsi dengan fokus pada budidaya perairan adalah kontribusi berharga bagi pemahaman tentang bagaimana manusia dapat berinteraksi dengan perairan secara positif dan bertanggung jawab.

Artikel ini Bmaster23 akan membahas pentingnya budidaya perairan dan memberikan contoh Judul Skripsi Budidaya Perairan yang relevan dengan bidang tersebut.

Inspirasi Judul Skripsi Budidaya Perairan

Berikut ini ada 100 contoh judul skripsi Budidaya Perairan yang bisa menjadi bahan pertimbangan untuk Anda:

  1. Analisis Kualitas Air dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias gariepinus) dalam Sistem Budidaya Perairan Tertutup.
  2. Evaluasi Sistem Budidaya Perairan Menggunakan Filter Alami dalam Menjaga Kualitas Air untuk Budidaya Udang Windu (Penaeus monodon).
  3. Pengaruh Konsentrasi Nutrien terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Air Kangkung (Ipomoea aquatica) dalam Budidaya Sistem Air Terapung.
  4. Evaluasi Penggunaan Teknologi Pengolahan Air Limbah Budidaya Ikan Terhadap Kualitas Air dan Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio).
  5. Pemanfaatan Aplikasi Teknologi Aquaponik sebagai Model Budidaya Perairan Berkelanjutan.
  6. Analisis Kualitas Air Sungai sebagai Dasar Pengembangan Sistem Budidaya Ikan dalam Keramba Jaring Apung di Perairan Sungai.
  7. Evaluasi Kinerja Sistem Budidaya Bioflok dalam Meningkatkan Produktivitas Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei).
  8. Pengaruh Suhu Air Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) dalam Sistem Budidaya Kolam Terpal.
  9. Studi Kelayakan Budidaya Alga Mikrospirulina pada Sistem Budidaya Air Terapung untuk Pemenuhan Pangan Manusia dan Pakan Ikan.
  10. Evaluasi Penggunaan Teknologi Pengendalian Penyakit dalam Budidaya Perairan Ikan Mas (Cyprinus carpio) di Kolam Tanah.
  11. Pengaruh Padat Penebaran terhadap Pertumbuhan dan Efisiensi Pakan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dalam Sistem Budidaya Bioflok.
  12. Pengaruh Keberadaan Vegetasi pada Budidaya Perairan Ikan Koi (Cyprinus carpio koi) dalam Kolam Tanah.
  13. Pengembangan Model Usaha Budidaya Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) dalam Sistem Bioflok di Perairan Sungai.
  14. Analisis Keberlanjutan Sistem Budidaya Ikan di Perairan Rawan Bencana Banjir.
  15. Pengaruh Pemberian Pakan Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Ikan Nila Merah (Oreochromis spp.) dalam Sistem Budidaya Perairan Terkontrol.
  16. Analisis Pengaruh pH Air terhadap Produksi Alga Mikro (Chlorella sp.) dalam Sistem Budidaya Air Terapung.
  17. Evaluasi Potensi Budidaya Teripang (Holothuria spp.) dalam Sistem Kolam Terpal di Perairan Pesisir.
  18. Pengembangan Sistem Budidaya Ikan Arwana (Scleropages formosus) dengan Teknologi Pemantauan Otomatis dalam Perairan.
  19. Analisis Pengaruh Kepadatan Tanaman Air Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) dalam Budidaya Polikultur.
  20. Evaluasi Potensi Penggunaan Jenis Pakan Berbeda dalam Sistem Budidaya Perairan Udang Windu (Penaeus monodon).
  21. Pengaruh Pemberian Pakan Komersial terhadap Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias gariepinus) dalam Sistem Budidaya Kolam Tanah.
  22. Evaluasi Efektivitas Sistem Budidaya Ikan Mas (Cyprinus carpio) dengan Pemanfaatan Sumber Air Alternatif.
  23. Pengaruh Ukuran Wadah Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) dalam Budidaya Perairan Terkontrol.
  24. Analisis Penerapan Teknologi Budidaya Perairan Rendah Biaya pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Kolam Terpal.
  25. Pengaruh Pemberian Pakan Buatan dengan Komposisi Berbeda terhadap Pertumbuhan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) dalam Budidaya Perairan Terkontrol.
  26. Evaluasi Potensi Penggunaan Sistem Aerasi dalam Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) di Tambak Terbuka.
  27. Analisis Kualitas Air dan Kinerja Sistem Biofilter dalam Budidaya Ikan Arwana (Scleropages formosus) di Sistem Budidaya Air Terapung.
  28. Pengaruh Waktu Penyinaran Buatan terhadap Pertumbuhan Tanaman Air Kangkung (Ipomoea aquatica) dalam Sistem Budidaya Perairan Terkontrol.
  29. Evaluasi Penggunaan Teknologi Pengendalian Hama Alami dalam Budidaya Perairan Ikan Mas (Cyprinus carpio) di Kolam Tanah.
  30. Analisis Potensi Pemanfaatan Limbah Organik sebagai Sumber Nutrien dalam Budidaya Perairan Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii).
  31. Pengaruh Frekuensi Pemberian Pakan terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) dalam Sistem Budidaya Kolam Terpal.
  32. Evaluasi Efektivitas Penggunaan Sistem Budidaya Air Terapung dalam Pemeliharaan Ikan Nila Merah (Oreochromis spp.).
  33. Analisis Pengaruh Kualitas Media Tanam terhadap Pertumbuhan Tanaman Air Selada (Lactuca sativa) dalam Sistem Budidaya Perairan Terkontrol.
  34. Pengaruh Penambahan Probiotik pada Pakan terhadap Kesehatan dan Pertumbuhan Udang Windu (Penaeus monodon) dalam Budidaya Perairan.
  35. Evaluasi Penggunaan Bahan Pakan Lokal dalam Budidaya Ikan Lele (Clarias gariepinus) di Sistem Budidaya Kolam Terpal.
  36. Pengaruh Dosis Pemupukan terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Air Bayam (Amaranthus spp.) dalam Budidaya Perairan Terkontrol.
  37. Analisis Pengaruh Waktu Pencahayaan terhadap Produksi Alga Mikro (Chlorella sp.) dalam Sistem Budidaya Air Terapung.
  38. Evaluasi Potensi Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan Pemanfaatan Wadah Plastik dalam Sistem Budidaya Kolam Tanah.
  39. Pengaruh Kepadatan Penebaran terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) dalam Budidaya Perairan Terkontrol.
  40. Analisis Efektivitas Sistem Budidaya Polikultur Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) dan Ikan Lele (Clarias gariepinus) dalam Kolam Terpal.
  41. Pengaruh Penerapan Sistem Aquaponik dalam Budidaya Ikan dan Tanaman Air terhadap Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya dan Kualitas Lingkungan.
  42. Evaluasi Potensi Penggunaan Teknologi Drone dalam Pemantauan dan Pengelolaan Perairan Budidaya.
  43. Analisis Pengaruh Variasi Suhu Air terhadap Pertumbuhan dan Reproduksi Udang Windu (Penaeus monodon) dalam Sistem Budidaya Perairan Terkontrol.
  44. Pemanfaatan Teknologi Jaringan Sensor Nirkabel untuk Monitoring Kualitas Air dalam Budidaya Perairan.
  45. Studi Kelayakan Penerapan Teknologi Keringanan Air pada Budidaya Perairan di Daerah dengan Keterbatasan Sumber Daya Air.
  46. Evaluasi Penggunaan Sistem Budidaya Tanpa Media dalam Pemeliharaan Ikan Hias di Perairan Terkontrol.
  47. Pengaruh Penggunaan Mikroorganisme Efektif dalam Budidaya Perairan terhadap Kualitas Air dan Kesehatan Organisme Budidaya.
  48. Analisis Potensi Penggunaan Teknologi Pengolahan Air Terbarukan dalam Budidaya Perairan dengan Pemanfaatan Energi Terbarukan.
  49. Evaluasi Penggunaan Sistem Pengolahan Air Berbasis Fitoremediasi dalam Budidaya Perairan dengan Tingkat Pencemaran yang Tinggi.
  50. Pengaruh Penerapan Sistem Penyaringan Terpadu dalam Budidaya Perairan terhadap Kualitas Air dan Pertumbuhan Organisme Budidaya.
  51. Pengembangan Model Pengelolaan Budidaya Perairan Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal.
  52. Evaluasi Potensi Penggunaan Sistem Pengendalian Pemangsa dalam Budidaya Perairan untuk Mencegah Serangan Hama.
  53. Analisis Pengaruh Kombinasi Pakan Alami dan Pakan Buatan dalam Budidaya Ikan Lele (Clarias gariepinus) terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Nutrisi.
  54. Pengaruh Penerapan Sistem Pemanasan Terkontrol pada Budidaya Perairan di Daerah dengan Iklim Tropis.
  55. Evaluasi Keberhasilan Penerapan Teknologi Budidaya Keramba Jaring Apung untuk Pemeliharaan Ikan Endemik di Perairan Terbatas.
  56. Analisis Pengaruh Kedalaman Kolam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Ikan Nila Merah (Oreochromis spp.) dalam Budidaya Kolam Terpal.
  57. Pemanfaatan Teknologi Internet of Things (IoT) dalam Pemantauan dan Pengendalian Otomatis Sistem Budidaya Perairan.
  58. Evaluasi Penggunaan Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) dalam Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) dengan Efisiensi Air yang Tinggi.
  59. Analisis Pengaruh Variasi Nutrien pada Sistem Budidaya Hidroponik Air Terapung terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Air Sawi (Brassica rapa).
  60. Pengaruh Penerapan Sistem Budidaya Polikultur terhadap Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya dan Keseimbangan Ekosistem Perairan.
  61. Pengembangan Sistem Budidaya Perairan Berbasis Sumber Daya Terbarukan untuk Mendukung Ketahanan Pangan.
  62. Analisis Potensi Pemanfaatan Teknologi Kultur Jaringan dalam Pemulihan dan Konservasi Spesies Perairan Terancam Punah.
  63. Evaluasi Penggunaan Sistem Budidaya Terpadu (Integrated Farming System) untuk Diversifikasi Produksi dan Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan.
  64. Pengaruh Variasi Sumber Pakan terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Nutrisi Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) dalam Sistem Budidaya Kolam Terpal.
  65. Penerapan Konsep Circular Economy dalam Budidaya Perairan untuk Mengoptimalkan Pemanfaatan Sumber Daya dan Mengurangi Dampak Lingkungan.
  66. Evaluasi Potensi Penggunaan Sistem Pengolahan Limbah Budidaya sebagai Sumber Nutrien dalam Budidaya Perairan Terpadu.
  67. Pengaruh Pemberian Probiotik pada Pakan terhadap Kesehatan dan Pertumbuhan Udang Windu (Penaeus monodon) dalam Budidaya Perairan.
  68. Analisis Pengaruh Variasi pH Air terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) dalam Sistem Budidaya Kolam Terpal.
  69. Penerapan Teknologi Remote Sensing dalam Pemantauan Kualitas Air dan Produktivitas Perairan Budidaya.
  70. Evaluasi Efektivitas Penggunaan Sistem Pengendalian Hama Terpadu dalam Budidaya Perairan Organik.
  71. Pengaruh Variasi Penyinaran Buatan terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Tanaman Air Selada (Lactuca sativa) dalam Budidaya Hidroponik Air Terapung.
  72. Analisis Pengaruh Kepadatan Kolam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Ikan Lele (Clarias gariepinus) dalam Budidaya Perairan Terkontrol.
  73. Penerapan Teknologi Penyaringan Mikroplastik dalam Sistem Budidaya Perairan untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan.
  74. Evaluasi Potensi Penggunaan Sistem Budidaya Aquaponik Skala Kecil sebagai Alternatif Pengembangan Usaha Rumah Tangga.
  75. Pengaruh Variasi Salinitas Air terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) dalam Budidaya Perairan Terkontrol.
  76. Analisis Pengaruh Dosis Pemupukan pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Air Bayam (Amaranthus spp.) dalam Sistem Budidaya Perairan Terkontrol.
  77. Pemanfaatan Teknologi Pemantauan Jarak Jauh (Remote Monitoring) dalam Pengelolaan Budidaya Perairan di Daerah Terpencil.
  78. Evaluasi Penggunaan Sistem Budidaya RAS (Recirculating Aquaculture System) dengan Sumber Air Alternatif untuk Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus).
  79. Pengaruh Variasi Kedalaman Air pada Budidaya Rumput Laut (Seaweed) dalam Sistem Budidaya Perairan Terkontrol.
  80. Analisis Potensi Pemanfaatan Teknologi Pembuatan Pakan Sendiri dalam Budidaya Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) di Tambak Terbuka.
  81. Pengaruh Pemberian Probiotik pada Pakan terhadap Kesehatan dan Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio) dalam Sistem Budidaya Terkontrol.
  82. Evaluasi Penggunaan Teknologi Floating Bed dalam Budidaya Tanaman Hidroponik Air Terapung di Perairan Dangkal.
  83. Analisis Pengaruh Pengelolaan Air Terhadap Kualitas Air dan Pertumbuhan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) dalam Budidaya Perairan Tertutup.
  84. Penerapan Sistem Budidaya Multi-Trophic Aquaculture (MTA) untuk Meningkatkan Efisiensi Nutrien dan Mengurangi Dampak Lingkungan.
  85. Evaluasi Potensi Pemanfaatan Teknologi Pengolahan Air Terbaru dalam Budidaya Ikan Air Tawar di Kolam Terpal.
  86. Pengaruh Penerapan Sistem Pembudidayaan Berkelanjutan (Sustainable Aquaculture) terhadap Keseimbangan Ekosistem Perairan.
  87. Analisis Pengaruh Variasi Konsentrasi Oksigen Terlarut pada Pertumbuhan dan Produksi Udang Windu (Penaeus monodon) dalam Budidaya Perairan Terkontrol.
  88. Pemanfaatan Teknologi Pemantauan Kualitas Air Berbasis Sensor dalam Budidaya Perairan dengan Tingkat Pencemaran yang Tinggi.
  89. Evaluasi Potensi Penerapan Sistem Budidaya Terapung (Floating System) untuk Budidaya Tanaman Air di Perairan Dalam.
  90. Pengaruh Pemberian Pakan Buatan dengan Komposisi Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Nutrisi Ikan Lele (Clarias gariepinus) dalam Budidaya Perairan.
  91. Analisis Pengaruh Variasi Kecepatan Aliran Air terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila Merah (Oreochromis spp.) dalam Sistem Budidaya Terkontrol.
  92. Penerapan Teknologi Pemisahan Jenis Kelamin dalam Budidaya Perairan untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi.
  93. Evaluasi Penggunaan Sistem Budidaya Kolam Terpal dengan Pengaturan Suhu Terkontrol pada Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei).
  94. Pengaruh Variasi Padat Penebaran terhadap Pertumbuhan dan Produksi Ikan Gurame (Osphronemus gouramy) dalam Budidaya Perairan Terkontrol.
  95. Analisis Pengaruh Penggunaan Teknologi Bioflok pada Budidaya Perairan dalam Meningkatkan Kualitas Air dan Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias gariepinus).
  96. Pemanfaatan Sistem Budidaya Vertikal dalam Budidaya Tanaman Air Kangkung (Ipomoea aquatica) di Perairan Terbatas.
  97. Evaluasi Potensi Penggunaan Teknologi Pengendalian Hama Terpadu dalam Budidaya Perairan Ikan Mas (Cyprinus carpio).
  98. Pengaruh Penerapan Sistem Budidaya Terintegrasi (Integrated Farming System) dalam Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Sumber Daya Air dan Nutrien.
  99. Analisis Pengaruh Kombinasi Budidaya Ikan dan Rumput Laut (Seaweed) dalam Sistem Budidaya Multi-Trophic Aquaculture (MTA).
  100. Penerapan Teknologi Pembudidayaan Berkelanjutan dengan Pemanfaatan Energi Terbarukan dalam Budidaya Perairan untuk Mengurangi Jejak Karbon.
Baca Juga :  100 Ide Judul Skripsi Arkeologi yang Menarik untuk Tugas Akhir

Penutup

Budidaya perairan adalah bidang yang luas dan menarik dengan banyak potensi untuk dikembangkan.

Dalam tulisan ini, telah disajikan contoh-contoh judul skripsi Budidaya Perairani yang mencakup berbagai aspek budidaya perairan, termasuk pemeliharaan ikan, pengelolaan air, budidaya tanaman air, dan interaksi manusia dengan ekosistem perairan.

Diharapkan bahwa artikel ini dapat memberikan inspirasi dan arah bagi mahasiswa atau peneliti yang tertarik dengan bidang budidaya perairan.

Disclaimer: Judul-judul skripsi tersebut hanya sebagai contoh dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan penelitian yang lebih spesifik.

Bagikan Artikel ini :