Kumpulan 100 Judul Skripsi Teknik Pengairan: Ide untuk Mahasiswa

Teknik Pengairan merupakan cabang ilmu teknik yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air untuk kepentingan manusia.

Dalam era yang semakin berkembang ini, penting bagi para mahasiswa Teknik Pengairan untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan dalam mengatasi tantangan yang terkait dengan sumber daya air.

Skripsi dalam bidang ini menjadi langkah penting dalam menjelajahi dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang Teknik Pengairan.

Dalam artikel ini, Bmaster23 akan memberikan sejumlah contoh judul skripsi Teknik Pengairan yang dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa.

Rekomendasi Judul Skripsi Teknik Pengairan

Berikut ini adalah 100 contoh judul skripsi Teknik Pengairan:

  1. Analisis kualitas air dan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya pada sebuah sungai perkotaan.
  2. Evaluasi performa instalasi pengolahan air limbah dengan menggunakan sistem biofilter anaerob-aerob.
  3. Perancangan sistem pengelolaan air hujan pada area perkotaan yang padat penduduk.
  4. Penentuan debit banjir rancangan dengan menggunakan metode HSS (Hydrological Storage System) pada suatu daerah aliran sungai.
  5. Analisis kebutuhan air irigasi berbasis potensi tanaman dan faktor iklim pada lahan pertanian di wilayah X.
  6. Perancangan dan analisis keberlanjutan sistem irigasi tetes pada lahan pertanian skala kecil.
  7. Evaluasi efisiensi penggunaan air irigasi dalam sistem irigasi sprinkler.
  8. Pengaruh perubahan iklim terhadap pola curah hujan dan potensi kekeringan pada suatu daerah aliran sungai.
  9. Analisis kinerja embung penampungan air hujan sebagai alternatif pengelolaan air di wilayah pedesaan.
  10. Pengembangan model prediksi debit aliran pada daerah aliran sungai yang tidak terukur secara langsung.
  11. Perancangan jaringan distribusi air minum perkotaan dengan mempertimbangkan tingkat kehilangan air (NRW).
  12. Analisis risiko banjir dan evaluasi kelayakan sistem peringatan dini banjir pada suatu daerah.
  13. Evaluasi potensi penggunaan teknologi desalinasi air laut sebagai solusi kekurangan air bersih pada daerah pesisir.
  14. Perancangan dan analisis keberlanjutan sistem drainase perkotaan untuk mengurangi risiko banjir.
  15. Evaluasi efektivitas penggunaan teknologi pemulihan air limbah dalam meminimalkan pencemaran pada sungai.
  16. Analisis keberlanjutan sistem pengairan irigasi berbasis energi terbarukan pada lahan pertanian skala besar.
  17. Identifikasi dan penilaian kualitas air sumur gali pada wilayah pedesaan.
  18. Pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap aliran permukaan dan kualitas air sungai.
  19. Evaluasi kinerja dan optimasi desain saluran irigasi pada sistem irigasi gravitasi.
  20. Analisis kebutuhan air minum perkotaan berbasis pertumbuhan populasi dan perencanaan masa depan.
  21. Analisis kualitas air sumur gali di lingkungan sekitar kampus.
  22. Evaluasi performa sistem irigasi tetes pada kebun sayur skala kecil.
  23. Perancangan sederhana sistem pengelolaan air hujan untuk rumah tangga.
  24. Penentuan debit air minimum yang diperlukan dalam perencanaan saluran irigasi kecil.
  25. Analisis pengaruh penutupan lahan terhadap aliran permukaan di suatu daerah.
  26. Evaluasi efisiensi penggunaan air pada instalasi sanitasi komunal.
  27. Identifikasi faktor-faktor penyebab pencemaran air sungai di sekitar pemukiman.
  28. Perancangan jaringan pipa air minum perkotaan berbasis populasi pengguna.
  29. Analisis perubahan tata guna lahan dan dampaknya terhadap pola aliran sungai.
  30. Evaluasi kebutuhan air dalam penggunaan teknologi hidroponik pada pertanian urban.
  31. Perancangan saluran drainase perkotaan untuk mengatasi genangan air di jalan raya.
  32. Analisis efek hujan intensitas tinggi terhadap sistem drainase perkotaan.
  33. Evaluasi efektivitas metode konservasi air pada lahan pertanian skala kecil.
  34. Penentuan jumlah dan lokasi embung penampungan air hujan dalam wilayah pedesaan.
  35. Analisis kualitas air dalam sumur bor di wilayah pertanian.
  36. Evaluasi performa sumur resapan pada lahan perkotaan dengan intensitas bangunan tinggi.
  37. Identifikasi potensi penggunaan air limbah domestik sebagai sumber air alternatif.
  38. Analisis perubahan pola curah hujan tahunan dan pengaruhnya terhadap kekeringan.
  39. Evaluasi efektivitas penggunaan filter air sederhana pada rumah tangga.
  40. Perancangan sederhana saluran irigasi gravitasi untuk pertanian skala kecil.
  41. Analisis pengaruh perubahan iklim terhadap pola aliran sungai di daerah X.
  42. Evaluasi efisiensi penggunaan energi pada sistem irigasi terpadu.
  43. Perancangan sistem pengelolaan air hujan berbasis Internet of Things (IoT) untuk kawasan perkotaan.
  44. Penentuan titik optimal pengambilan air pada suatu waduk untuk meminimalkan dampak ekologis.
  45. Analisis kesesuaian penggunaan teknologi desalinasi air laut di wilayah pesisir.
  46. Evaluasi keefektifan penggunaan teknologi pompa tenaga surya dalam sistem irigasi.
  47. Identifikasi dan mitigasi risiko banjir pada sungai yang terpengaruh oleh sedimentasi.
  48. Perancangan jaringan pipa air minum berbasis sistem informasi geografis (SIG) di perkotaan.
  49. Analisis pengaruh penggunaan lahan terhadap kualitas air di daerah aliran sungai.
  50. Evaluasi kinerja dan pemodelan saluran irigasi berbasis komputasi cair.
  51. Pengembangan model prediksi kekeringan berdasarkan data iklim dan penggunaan air.
  52. Perancangan sistem pengairan cerdas berbasis sensor untuk pertanian skala besar.
  53. Analisis integrasi teknologi pengolahan air limbah dalam sistem perikanan berkelanjutan.
  54. Evaluasi keberlanjutan penggunaan teknologi biofilter dalam pengolahan air limbah.
  55. Identifikasi dan penilaian risiko pencemaran air bawah tanah di daerah perkotaan.
  56. Perancangan sistem drainase berkelanjutan untuk pengelolaan air hujan di kompleks perumahan.
  57. Analisis optimasi penggunaan air irigasi berdasarkan kebutuhan tanaman dan faktor lingkungan.
  58. Evaluasi pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap tingkat erosi tanah dan sedimentasi sungai.
  59. Pengembangan model hidrologi berbasis data satelit untuk prediksi banjir.
  60. Perancangan sumber air alternatif berbasis air hujan untuk pemukiman padat penduduk.
  61. Analisis dampak perubahan penggunaan lahan terhadap debit aliran sungai menggunakan teknologi pemetaan jarak jauh.
  62. Evaluasi keefektifan penggunaan sistem pengendalian banjir berbasis tanaman pada daerah aliran sungai terpilih.
  63. Perancangan sistem pengairan otomatis berbasis mikrokontroler untuk pertanian hidroponik.
  64. Penentuan zona pengambilan air yang optimal pada waduk dengan mempertimbangkan aspek sosial-ekonomi.
  65. Analisis potensi penggunaan air limbah domestik dalam pengembangan pertanian perkotaan.
  66. Evaluasi efektivitas penggunaan teknologi green roof dalam mengurangi aliran permukaan di kawasan perkotaan.
  67. Identifikasi dan mitigasi risiko kontaminasi air oleh bahan kimia berbahaya di sepanjang aliran sungai.
  68. Perancangan sistem pengairan presisi berbasis sensor untuk optimalisasi penggunaan air pada pertanian.
  69. Analisis pengaruh pola curah hujan tahunan terhadap keberlanjutan sistem pengairan irigasi.
  70. Evaluasi performa sistem desalinasi tenaga surya untuk memenuhi kebutuhan air minum di daerah terpencil.
  71. Pengembangan model prediksi banjir menggunakan teknologi machine learning dan data cuaca real-time.
  72. Perancangan sistem drainase berbasis biomimikri untuk penanganan genangan air di perkotaan.
  73. Analisis potensi penggunaan teknologi aquaponik dalam pengelolaan air dan pakan ikan secara terpadu.
  74. Evaluasi kinerja dan perbaikan sistem saluran irigasi tradisional di daerah pedesaan.
  75. Identifikasi dan mitigasi risiko intrusi air laut pada airtanah di daerah pesisir.
  76. Perancangan sistem pengairan berkelanjutan untuk pengembangan pertanian organik.
  77. Analisis pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap keberlanjutan pasokan air di wilayah perkotaan.
  78. Evaluasi efisiensi dan kualitas air pada sistem pengolahan air limbah berbasis tanaman paku air.
  79. Pengembangan model hidrologi distribusi spasial menggunakan teknologi penginderaan jauh.
  80. Perancangan sederhana sistem pengolahan air hujan untuk pemukiman di daerah terpencil.
  81. Analisis pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap keberlanjutan pasokan air di daerah tangkapan air.
  82. Evaluasi kualitas air permukaan dan air tanah di sekitar tambang batubara.
  83. Perancangan sistem pengelolaan air baku untuk industri minuman dalam kemasan.
  84. Penentuan zona perlindungan sumber air berdasarkan pemodelan hidrogeologi.
  85. Analisis kebutuhan air domestik di daerah perkotaan dengan mempertimbangkan faktor demografi.
  86. Evaluasi efektivitas sistem biofilter dalam pengolahan air limbah industri tekstil.
  87. Identifikasi dan mitigasi risiko pencemaran air oleh pestisida pada lahan pertanian.
  88. Perancangan sistem pengairan berbasis energi terbarukan untuk pengembangan pertanian berkelanjutan.
  89. Analisis kualitas air dalam sumur gali di sekitar industri kimia.
  90. Evaluasi performa embung penampungan air hujan dalam memenuhi kebutuhan air irigasi di wilayah pedesaan.
  91. Identifikasi potensi penggunaan teknologi hibrida desalinasi surya-angin untuk pemenuhan kebutuhan air minum.
  92. Perancangan sistem drainase berbasis konsep perendaman di kawasan perkotaan padat.
  93. Analisis keberlanjutan penggunaan air hujan sebagai sumber air alternatif di kompleks perumahan.
  94. Evaluasi efisiensi penggunaan air pada sistem irigasi sprinkler di lahan pertanian skala menengah.
  95. Identifikasi dan mitigasi risiko kontaminasi air oleh logam berat di sekitar industri pertambangan.
  96. Perancangan sederhana sistem pengairan tetes untuk kebun sayur hidroponik.
  97. Analisis pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap aliran sungai dan keanekaragaman hayati di wilayah tangkapan air.
  98. Evaluasi performa penggunaan sistem biofiltrasi dalam pengolahan air limbah domestik di pemukiman padat.
  99. Identifikasi faktor-faktor penyebab kekeringan dan pengembangan strategi mitigasi di daerah kering.
  100. Perancangan sistem pengairan cerdas berbasis Internet of Things (IoT) untuk pertanian pintar.
Baca Juga :  100 Ide Judul Skripsi Oseanografi, Temukan Inspirasi Penelitian

Penutup

Pemecahan tantangan terkait sumber daya air menjadi semakin penting untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan pengelolaan air.

Semoga contoh judul skripsi Teknik Pengairan di atas dapat memberikan inspirasi dan bahan pertimbangan bagi mahasiswa dalam menentukan topik penelitian yang relevan dan bermanfaat dalam bidang Teknik Pengairan.

Bagikan Artikel ini :