100+ Referensi Judul Skripsi Nutrisi dan Teknologi Pangan Terbaru untuk Tahun 2023

Menjadi seorang mahasiswa, salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi adalah menyelesaikan skripsi. Bagi mahasiswa program studi nutrisi dan teknologi pangan, menentukan judul skripsi yang tepat dan menarik bisa menjadi hal yang rumit.

Judul skripsi yang tepat dapat membantu memudahkan dalam menyelesaikan skripsi serta memberikan nilai tambah pada karir mahasiswa di masa depan.

Untuk membantu para mahasiswa program studi nutrisi dan teknologi pangan dalam menentukan judul skripsi, Bmaster23 telah mengumpulkan judul skripsi terbaru untuk Anda.

Daftar Judul Skripsi Nutrisi dan Teknologi

Berikut adalah judul skripsi nutrisi dan teknologi pangan yang bisa dijadikan sebagai referensi.

  1. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung kacang hijau (Vigna radiata L.) dengan variasi perlakuan pengeringan
  2. Pemanfaatan bahan alami sebagai bahan pengawet makanan dengan fokus pada sifat antibakteri dan antioksidan
  3. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  4. Pengembangan produk pangan rendah gula dengan penggunaan pemanis alami berbasis stevia (Stevia rebaudiana Bertoni)
  5. Pemanfaatan kulit pisang sebagai bahan baku produk pangan fungsional dengan kandungan serat tinggi
  6. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  7. Penerapan teknologi penurunan garam pada produk makanan olahan dengan memanfaatkan bahan pengganti garam
  8. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung ubi kayu (Manihot esculenta) dengan variasi perlakuan pemasakan
  9. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung beras merah (Oryza nivara) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  10. Pemanfaatan daun pandan sebagai bahan alami pengawet makanan dengan fokus pada sifat antibakteri dan antioksidan
  11. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung singkong (Manihot esculenta Crantz) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  12. Penerapan teknologi pemisahan dan pengolahan minyak sawit dengan metode ramah lingkungan
  13. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung kentang (Solanum tuberosum L.) dengan variasi perlakuan pengeringan
  14. Pengembangan produk pangan fungsional dengan penggunaan ekstrak tanaman obat sebagai bahan alami pengawet makanan
  15. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung biji kacang tanah (Arachis hypogaea L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  16. Penerapan teknologi pengolahan makanan berbasis sumber daya lokal dengan memanfaatkan bahan baku yang mudah ditemukan
  17. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung beras hitam (Oryza sativa L. indica) dengan variasi perlakuan pengeringan
  18. Pemanfaatan kulit manggis sebagai bahan alami pengawet makanan dengan fokus pada sifat antibakteri dan antioksidan
  19. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung tepung sagu (Metroxylon sagu) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  20. Pengembangan produk pangan rendah lemak dengan penggunaan bahan pengganti lemak
  21. Pemanfaatan bahan alami berbasis probiotik untuk pengembangan produk makanan fungsional
  22. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung kacang almond (Prunus dulcis) dengan variasi perlakuan fermentasi
  23. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kulit kedelai (Glycine max L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  24. Pengembangan produk pangan rendah gula dengan penggunaan pemanis alami berbasis monellin
  25. Pemanfaatan bahan alami berbasis antioksidan untuk pengawetan daging dengan metode pengemasan vakum
  26. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung beras coklat (Oryza sativa L. japonica) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  27. Penerapan teknologi pengolahan makanan berbasis sumber daya lokal dengan memanfaatkan bahan baku yang ramah lingkungan
  28. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung singkong fermentasi (Manihot esculenta Crantz) dengan variasi waktu fermentasi
  29. Pengembangan produk pangan rendah kalori dengan penggunaan pemanis alami berbasis lakanto
  30. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kedelai fermentasi (Glycine max L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  31. Penerapan teknologi pengolahan bahan pangan dengan memanfaatkan metode ultrasonik
  32. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung kacang tanah fermentasi (Arachis hypogaea L.) dengan variasi jenis bakteri asam laktat
  33. Pemanfaatan bahan alami berbasis probiotik untuk pengembangan minuman fungsional
  34. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung ubi jalar fermentasi (Ipomoea batatas L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  35. Pengembangan produk pangan rendah gula dengan penggunaan pemanis alami berbasis allulose
  36. Penerapan teknologi pengolahan makanan dengan memanfaatkan metode high-pressure processing
  37. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung beras merah fermentasi (Oryza nivara) dengan variasi jenis bakteri asam laktat
  38. Pemanfaatan bahan alami berbasis antioksidan untuk pengawetan buah dengan metode pengeringan vakum
  39. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung ubi jalar ungu fermentasi (Ipomoea batatas L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  40. Pengembangan produk pangan rendah natrium dengan penggunaan bahan pengganti garam berbasis kalium
  41. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung beras ketan putih (Oryza sativa L. glutinosa) dengan variasi perlakuan pemasakan
  42. Pengembangan produk pangan fungsional dengan penggunaan bahan alami berbasis probiotik dan prebiotik
  43. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  44. Pemanfaatan limbah buah naga sebagai bahan dasar produk makanan fungsional dengan kandungan antioksidan tinggi
  45. Pengembangan produk pangan rendah gula dengan penggunaan pemanis alami berbasis erythritol dan stevia
  46. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kacang hijau (Vigna radiata L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  47. Penerapan teknologi pengolahan makanan berbasis sumber daya lokal dengan memanfaatkan bahan baku yang mudah didapatkan
  48. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung kentang (Solanum tuberosum L.) dengan variasi perlakuan pengolahan
  49. Pengembangan produk pangan rendah lemak dengan penggunaan bahan pengganti lemak berbasis serat pangan
  50. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung beras coklat (Oryza sativa L. japonica) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  51. Pemanfaatan bahan alami berbasis antioksidan untuk pengawetan buah dengan metode pengeringan
  52. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung singkong fermentasi (Manihot esculenta Crantz) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  53. Penerapan teknologi pengolahan bahan pangan dengan memanfaatkan metode fermentasi
  54. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung beras merah (Oryza nivara) dengan variasi perlakuan pengolahan
  55. Pengembangan produk pangan rendah garam dengan penggunaan bahan pengganti garam berbasis kalium
  56. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kacang tanah (Arachis hypogaea L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  57. Pemanfaatan bahan alami berbasis probiotik untuk pengembangan produk makanan fungsional
  58. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung jagung (Zea mays L.) dengan variasi perlakuan pengolahan
  59. Pengembangan produk minuman fungsional dengan penggunaan bahan alami berbasis antioksidan dan prebiotik
  60. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung ubi kayu (Manihot esculenta) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  61. Penerapan teknologi pengolahan makanan dengan memanfaatkan metode microwave
  62. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung beras hitam (Oryza sativa L. indica) dengan variasi perlakuan pengeringan
  63. Pengembangan produk pangan rendah kalori dengan penggunaan pemanis alami berbasis inulin
  64. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung beras coklat fermentasi (Oryza sativa L. japonica) dengan variasi jenis bakteri asam laktat dan pH
  65. Pemanfaatan limbah sayuran sebagai bahan dasar produk makanan fungsional dengan kandungan serat tinggi
  66. Pengembangan produk pangan bebas gluten dengan penggunaan bahan pengganti terigu berbasis tepung jagung
  67. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kedelai (Glycine max L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  68. Penerapan teknologi pengolahan bahan pangan dengan memanfaatkan metode extrusion
  69. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung singkong (Manihot esculenta Crantz) dengan variasi perlakuan penggilingan
  70. Pengembangan produk pangan rendah lemak dengan penggunaan bahan pengganti lemak berbasis protein nabati
  71. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung beras ketan hitam fermentasi (Oryza sativa L. glutinosa) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  72. Pemanfaatan bahan alami berbasis antioksidan untuk pengawetan daging dengan metode pengemasan atmosfer termodifikasi
  73. Pengembangan produk pangan rendah gula dengan penggunaan pemanis alami berbasis allulose dan tagatose
  74. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kacang hijau fermentasi (Vigna radiata L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  75. Penerapan teknologi pengolahan makanan dengan memanfaatkan metode enzimatik
  76. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung beras putih (Oryza sativa L. japonica) dengan variasi perlakuan penggilingan
  77. Pengembangan produk minuman fungsional dengan penggunaan bahan alami berbasis antioksidan dan probiotik
  78. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) sebagai bahan baku produk pangan fungsional
  79. Pemanfaatan limbah ikan sebagai bahan dasar produk makanan fungsional dengan kandungan omega-3 tinggi
  80. Pengembangan produk pangan rendah natrium dengan penggunaan bahan pengganti garam berbasis magnesium dan kalsium
  81. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung jagung (Zea mays L.) fermentasi dengan variasi jenis bakteri asam laktat dan pH
  82. Pengembangan produk pangan rendah gula dengan penggunaan pemanis alami berbasis allulose dan tagatose
  83. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kacang hijau (Vigna radiata L.) fermentasi dengan variasi jenis ragi dan waktu fermentasi
  84. Penerapan teknologi pengolahan makanan dengan memanfaatkan metode spray drying
  85. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung ubi jalar putih (Ipomoea batatas L.) dengan variasi perlakuan pengolahan
  86. Pengembangan produk pangan rendah garam dengan penggunaan bahan pengganti garam berbasis kalium dan magnesium
  87. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung beras merah fermentasi (Oryza nivara) dengan variasi jenis ragi dan waktu fermentasi
  88. Pemanfaatan limbah bahan pangan untuk pengembangan produk makanan fungsional dengan kandungan serat tinggi
  89. Pengembangan produk pangan bebas gluten dengan penggunaan bahan pengganti terigu berbasis tepung kacang hijau
  90. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kacang tanah (Arachis hypogaea L.) fermentasi dengan variasi jenis ragi dan waktu fermentasi
  91. Penerapan teknologi pengolahan makanan dengan memanfaatkan metode ohmic heating
  92. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung singkong fermentasi (Manihot esculenta Crantz) dengan variasi jenis ragi dan waktu fermentasi
  93. Pengembangan produk pangan rendah lemak dengan penggunaan bahan pengganti lemak berbasis pati nabati
  94. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung beras ketan hitam (Oryza sativa L. glutinosa) fermentasi dengan variasi jenis bakteri asam laktat dan pH
  95. Pemanfaatan limbah daging sebagai bahan dasar produk makanan fungsional dengan kandungan protein tinggi
  96. Pengembangan produk pangan rendah gula dengan penggunaan pemanis alami berbasis monellin dan taumatin
  97. Studi komposisi dan sifat fungsional tepung kentang (Solanum tuberosum L.) fermentasi dengan variasi jenis ragi dan waktu fermentasi
  98. Penerapan teknologi pengolahan makanan dengan memanfaatkan metode freeze drying
  99. Analisis kandungan nutrisi dan sifat fungsional tepung beras coklat fermentasi (Oryza sativa L. japonica) dengan variasi jenis ragi dan waktu fermentasi
  100. Pengembangan produk minuman fungsional dengan penggunaan bahan alami berbasis antioksidan, probiotik, dan prebiotik
Baca Juga :  100 Judul Skripsi Ilmu Komunikasi untuk Referensi Mahasiswa

Penutup

Itulah referensi judul skripsi Nutrisi dan Teknologi Pangan yang dapat dijadikan referensi bagi mahasiswa nutrisi dan teknologi pangan.

Dengan memilih judul yang tepat dan relevan, diharapkan mahasiswa dapat menyelesaikan tugas akhir mereka dengan sukses dan memperoleh pengetahuan serta keterampilan yang dibutuhkan untuk memasuki industri makanan dan minuman.

Mahasiswa diharapkan dapat memilih judul yang sesuai dengan minat dan kompetensinya serta dapat melaksanakan penelitian dengan baik.

Bagikan Artikel ini :